Spirit of Excellent
(Reviewed from the book “seven
cowards” by Edysen shin)
Buku karya Edysen ini salah satu buku motivasi favorit saya.
Dari
beberapa kunci sukses, ada salah satu kunci yang menarik bagi saya. Cuma dibahas sedikit sih. Tapi itu ngena deep my heart, dan kunci itu selalu menyertai setiap apa yang
saya lakukan.
Saya bisa bilang, semua pencapaian-pencapaian yang telah
saya dapatkan, salah satunya karena SPIRIT OF EXCELLENT.
Pada beberapa posting
sebelumnya saya juga beberapa kali menyebut spirit of excellent... spirit of excellent. Sekarang, saya akan membagi nya.
SPIRIT OF EXCELLENT.
Satu semangat bertindak yang didasarkan pada
pemikiran diatas rata-rata, melakukan lebih daripada ynag diminta dan mengeluarkan kemampuan yang terbaik
sehingga orang lain akan takjub dan terpesona.
Orang yang mempunyai gaya bertindak spirit of
excellent akan menjadi orang yang tidak bisa dihindari karena
kecemerlangan tersebut bersinar dan membuat dia tidak bisa bersembunyi atau
disembunyikan. Seseorang yang penuh spirit of excellent akan selalu berdiri
diatas rata-rata dan akan mudah ditemukan oleh orang-orang lain. Hasil kerjanya
selalu berbeda dan satu kelas atau beberapa kelas diatas hasil kerja orang lain.
Melakukan sesuatu yang excellent itu dimulai dari yang kecil, iya,,, dari
yang kecil.
Karena, tidak mungkin seseorang akan benar dalam hal yang besar
kalau dalam hal kecil saja tidak benar.
Justru, ketika kita excellent dalam
hal yang kecil, itulah yang akan membuat orang lain takjub dan terpesona.
Dalam bekerja misalnya, ketika kita excellent dalam hal kecil seperti tidak pernah datang terlambat, tidak membolos, dan tidak bermalas-malasan ketika bekerja, maka kita akan bersinar terang dan akan tampak oleh orang lain.
Kalo lingkungan
kita penuh dengan orang-orang yang tidak excellent, itu akan menjadi satu keuntungan tersendiri
karena sinar kecemerlangan kita akan semakin terang.
Saya dulu ketika PKL (magang) selalu datang pagi dan tidak pernah terlambat.
Dan ini menjadi SALAH SATU alasan kenapa saya ditawari bekerja di perusahaan
tersebut setelah selesai PKL. Ini, terus saya lakukan ketika bekerja dan
melakukan pekerjaan lain.
Misal, menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari deadline, bekerja lebih dari yang diminta.
Misal lagi, sewaktu saya ditugaskan membuat
spesifikasi produk baru, yang saya lakukan adalah membuat lebih dari satu
desain. Saya bukan hanya membuat desain, tapi memberikan pilihan desain.
Ini
kah spirit of excellent?
Iya. Karena saya memberikan lebih dari yang diminta.
Atasan saya takjub karena
saya memberi lebih dari yang dia pikirkan.
Inikah spirit of excellent? Iya.
Kalo tidak dengan spirit of excellent, saya
membuat desain seadanya, tanpa ada rancangan pilihan lain, selesai.
Contoh lain, young consultant (begitu
atasan saya memanggilnya) dari IPB yang menangani limbah di perusahaan saya.
Karena kedekatan saya dengan si konsultan ini, beliau rela dibayar tidak
terlalu mahal untuk memberikan saran apa yang harus kami benahi supaya limbah
kami dibawah standar baku mutu.
Pertama kali beliau datang, beliau
melihat-lihat sistem IPAL kami, banyak bertanya mengenai informasi limbah kami,
dan merencanakan pengambilan sampel limbah di 5 titik untuk kemudian beliau
analisis hasilnya.
Tiga minggu kemudian beliau memberikan laporan assessment hasil sampling lengkap
beserta saran dan anjuran apa saja yang harus kami benahi.
Laporannya sangat
jelas dan mudah kami pahami (Karena disertai grafik, gambar, data pendukung,
dll).
Kemudian ketika atasan saya melihat laporan itu, atasan saya meminta saya
untuk menanyakan berapa perusahaan kami harus membayar itu, kami akan bayar
terserah sesuai permintaan konsultan itu.
See...? Yes, that is spirit of excellent. Sebelum si young
consultant ini menangani IPAL kami, ada konsultan IPB
lain yang menurut informasi sangat expert dalam
bidang limbah dan lingkungan. Beliau sudah sangat senior, sekitar umur 50 tahun-an.
Bapak ini ketika pertama datang
langsung meminta kami untuk membongkar dan merubah konstruksi.
Tahu spirit of excellent apa yang young consultant lakukan yang membedakan beliau dengan
Bapak konsultan senior itu? Konsultan muda itu memberi saran berdasarkan data,
bukan hanya secara lisan tapi disajikan dalam bentuk tulisan. Sehingga kami
pihak perusahaan lebih mengerti apa yang konsultan sarankan dan mengapa harus kami
lakukan.
Tampaknya spirit of excellent ini mengalahkan pengalaman dan senioritas
ya.
Bersama young consultant.
Cristiano
ronaldo, pemain terbaik di beberapa tahun terakhir salah satu contoh orang
yang excellent.
Dia tidak akan mungkin memiliki performa yang
begitu baik dilapangan kalo dia tidak excellent dalam hidupnya. Setiap bangun
pagi dia rajin berlatih, melatih dribbling, dan tembakan.
Hasilnya? Pemain dengan gaji tertinggi. Karena dia excellent dalam
setiap hari nya.
Taufik Hidayat,
pemain bulutangkis dunia yang pernah menempati ranking 1 dunia, peraih
emas olimpiade athena, juara dunia, dll yang dikenal dengan Mr. Backhand
smash-nya, pasti melakukan hal excellent setiap harinya.
Bayangkan pukulan
backhand dimana pemain bulutangkis lain menggunakan itu hanya untuk
mengembalikan bola saja, namun Taufik bisa mematikan lawan dengan backhand.
Lihat bagaimana orang terheran-heran dengan pukulan backhand-nya yang bisa
sekuat pukulan smash forehand.
Footwork-nya dilapangan sangat halus, sehingga
orang yang melihatnya main akan terkesima dan selalu menikmati permainnanya.
Belum lagi refleks ketika menyambut shuttlekock dengan raket nya. Bisa
memukul bahkan dari belakang punggung atau dari bawah selangkangan.
Lagi, ini spirit
of excellent. Mungkin Taufik selalu melebihkan jam latihannya dibanding
teman-temannya, atau start latihan lebih awal dibanding teman yang lainnya.
Comments