Posts

Mengapa Harus Turun Tangan

Image
Mari masing-masing melihat sosok siapapun yang kita idolakan. Siapa saja tokoh yang anda kagumi. Kemudian lihat mereka, pasti mereka-mereka adalah sosok yang bermanfaat bagi banyak orang. Pasti mereka adalah orang-orang yang menebar inspirasi positif bagi sesama. Atau mungkin kita pernah membaca biografi orang hebat dalam sejarah. Bukankah mereka adalah orang-orang yang melakukan kontribusi besar dalam hidupnya?. Iya, mereka belum puas sebelum membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya, membesarkan, dan mencerahkan sekitarnya. Tapi tidak sedikit juga manusia rata-rata di dunia ini. Yang sejak kecil ditanamkan untuk belajar rajin, mendapat nilai tnggi, sekolah tinggi, bercita-cita mendapat pekerjaan baik sehingga mendapat gaji tinggi, lalu bisa menyejahterakan pribadinya, menikah, lalu berusaha mengumpulkan uang lebih banyak untuk menghidupi anak istrinya, membeli mobil, rumah, dan seterusnya sampai akhirnya meninggal. Apa hidupnya dikenang? Namanya hanya cukup terukir di batu n...

Ada yang Tlah Hilang dari Negriku, Ada yang Tlah Berubah dari Bangsaku

Image
(Sumber gambar : http://myyearatvoa.tumblr.com ) 1. Menahan pintu untuk orang yang ada dibelakang kita 2. Tertib menggunakan eskalator kiri/kanan 3. Ucapkan terimakasih (+ maaf dan tolong) 4. Menyapa dan ucapkan salam 5. Dahulukan pejalan kaki Ada satu yang hilang dari negriku Tak seperti dahulu, saling bersatu Ada yang tlah berubah dari bangsaku Hilangnya kasih sayang, itu menyakitkanku Percuma ada cinta, kalau tuk bertengkar terus Percuma ada rindu, kalau tak saling bersatu. (Lagu: Rindu bersatu. Dinyanyikan oleh: Gita Gutawa, The Cangcuters, Ungu, Rio Febrian, Kangen Band, Sherina, Nidji, Dmasiv, Vierra, Kotak, Alexa, Geisha, dan Azura). Saya sepaham dengan lagu itu, seperti ada yang hilang dari kita. Kepedulian di antara kita perlahan mulai pudar, saling menyakiti antar kita malah semakin mudah, kekerasan sering dipilih sebagai solusi penyelesaian masalah. Tapi... Mudah-mudahan ini hanya perasaan saya. M...

Ketika Kita Lemah, Berpura-puralah Kuat !

Ketika kuliah dulu saya pernah mengalami masalah yang membuat saya gak konsen belajar. Sangaaat mengganggu. Sehingga saya berencana untuk curhat supaya lebih lega dan berharap dapet saran yang solutif. Akhirnya benar, saat itu saya curhat melalui sms dan memutuskan untuk cerita ke Rizqi, sahabat saya. Karena saya tahu beliau pernah mengalami masalah serupa namun lebih berat dari saya. Alih-alih mendapat pencerahan, saya malah makin galau. Saya panjang lebar menjelaskan masalah saya dan beliau hanya membalas “Kalo gue syar, berpura-pura kuat aja”. Kesal sudah pasti. Dalam hati “ini temen gue nyebelin banget sih. Bukannya kasih semangat atau apa malah nyuruh pura-pura.hadeuhh… capek deeh”. Tapi kemudian daripada saya terus uring-uringan gak jelas, belajar makin gak karuan, dan jadi orang yang mudah marah saya mencoba berpura-pura saja. Saya berpura-pura kuat. Di hadapan teman-teman lain saya berlagak tidak terjadi apapun, saya juga berpura-pura pada diri saya sendiri alias sok gak ...

Bukan Ayam Kentucky Biasa

Hasrat masak lagi ga ada dan memutuskan membeli ayam   kentucky   untuk berbuka puasa hari ini. Sampai pada kira-kira suapan ketiga, dada  sesak, mata berkaca-kaca, dan nangis. Ya Allah... bagi saya dan sebagian banyak orang makan dengan ayam   kentucky   adalah hal biasa tapi di sisi lain dunia ini ada yang menganggap itu sebagai hal mewah. Otak muter memori dua hari lalu. Saya dan teman-teman lain berbuka bersama dengan anak-anak kurang beruntung yang tergabung dalam RUMAH PINTAR. Masih ingat jelas bagaimana bahagianya mereka mendapat makanan yang mungkin baru akan mereka beli setelah menabung, ketika mereka mendapat penghasilan lebih dari memungut sampah, atau baru akan dibelikan orang tuanya ketika mereka ulang tahun, dan hanya di waktu-waktu tertentu yang lainnya. Masih terkesan jelas bagaimana lahapnya mereka, namun meminta izin untuk membungkus sisa nya dibawa pulang. Bisa jadi, mereka ingin berbagi rasa dengan keluarga yang lain atau sekedar me...

Pejuang Subuh (3) "Jangan Mau Kalah Sama Ayam"

Pejuang Subuh (1 ) Pejuang Subuh (2 ) Selain kita gak boleh sama setan, kita juga jangan kalah sama ayam. He he he, mungkin membandingkan dengan ayam adalah suatu yang lebay ibarat ngadu anak TK sama anak kuliahan. Tapi justru kalo sama ayam aja kita kalah,malu doonk... yakan?! Apa kata dunia akhirat O_O “Wahai anakku, jangan sampai ayam jantan lebih cerdas daripada kamu. Ia berkokok pada akhir malam sementara engkau tertidur pulas.” (Lukman Al-Hakim) Kata bang Fadlan AL-Ihkwani juga Ayam itu hewan yang banyak membawa manfaat dari telur dan dagingnya. Duh harusnya kita-kita malu yaa,,, ayam yang gak di mintai pertanggungjawaban di akhirat saja disiplin dan punya kebiasaan yang baik yaitu bangun pagi, subuh hari udah berkokok menjemput rizkinya sementara kita masih ngorok. He he he Mari sama-sama melawan diri kita sendiri, melawan rasa malas. Ketika subuh, tentu setelah melaksanakan sholat subuh kita bisa menuliskan tuh hari ini akan melakukan apa aja mulai dari yang...

RUMAH PINTAR, The Only Dream That Start to be True.

Image
"Juni 2013, target ke -74 : mengajar sukarela bagi anak-anak kurang mampu yang tidak sekolah". Usaha pertama saya lakukan dengan mencari tahu tentang panti asuhan. Namun setelah mencari tahu panti asuhan disekitar tempat saya tinggal, ternyata mereka semua bersekolah. Kemudian Saya mendapatkan info dari teman saya bahwa ada mahasiswa Universitas Pakuan yang mengadakan belajar bareng dengan anak jalanan, saya sempat hubungi  salah satu pengurusnya dan mengajukan untuk ikut bergabung dengan mereka, tapi saya tunggu lama tidak juga ada respon. Sempat mandek di target ini karena target saya waktu itu adalah anak-anak yang tidak sekolah, dan dengan kesibukan yang  semakin banyak saya jadi lupa untuk memikirkan target saya ke-76 ini. Sampai di awal 2014 saat sedang ngobrol santai dengan teman kuliah IPB dulu, dia bercerita bahwa sering kumpul dengan teman-teman yang lain, dia bilang kenapa tidak dibikin acara yang bermanfaat tiap kali kumpul dan mereka merencanakan ...

Pejuang Subuh (2) "Jangan Mau Kalah sama Setan"

Pejuang subuh (1) Pejuang subuh (3 ) Hari ini, bukan hanya melewatkan sepertiga malam kesempatan dan bonus yang Allah kasih buat umatnya yang mau PDKT dan caper sama Allah supaya lebih dekat, tapi juga kesiangan sholat subuh. Subhanallah muslihat setan ini bener-bener berbahaya broh...  setan pintar sekali menggoda iman manusia. Dengan alasan ngantuk saya postpone alarm hp saya, kemudian muncul lagi godaan “ah bentar 10 menit lagi deh” sampai seterusnya... setelah bangun kesiangan baru deh nyesel, hari ini setan memenangkan pertarungan ini. Besoknya, saya gak mau kalah pintar donk sama setan. Saya pasang alarm di dua hp saya, dan pake aplikasi “i can’t wake up” di tablet, aplikasi yang alarm nya akan terus berbunyi sebelum pemiliknya mengerjakan beberapa task yang bikin otak mikir dan akhirnya duduk, terbangun, dan sadar deh. He he he “sorry tan, gue lebih pintar dari lo setan”. Kalo menurut Fadlan al-ikhwani, berdasarkan sabda rasulullah saw saat kita tidur setan ...